2 Ramadhan (Puasa Berikutnya di 1435 Hijriah)

2 Ramadhan (Puasa Berikutnya di 1435 Hijriah)

Lagi dan lagi dering suara telepon berdering membangunkan tidur nyenyakku, anehnya bukan alarm yang sengaja ku setel lebih awal tuk sengaja membangunkan, tapi telepon orang tua yang memastikan anaknya sedang bersaur, alhamdulilah terbangun, sambil agak terpejam jari menggeser layar tuk mengangkat panggilan tersebut :
Aku : Assalamualaikum
Ibu : Waalaikum salam, ci tos gugah can ?
Aku : Ieu bu nembe gugah,
Ibu : nya sok ath geura sahur, jauh teu meser makanan na
Aku : nya lumayan bu
Ibu : nya sok ath geura sahur nya
Aku : wokeh, nuhun bu

Membasuh muka dan langsung memboseh si iput roda dua tuk menuju sumber pakan sahur kali ini, alhasil pilihan tertuju oleh nasi warteg dan teh manis hangat lagi kali ini, sudah hampir imsyak tak lama pikir langsung makan seadanya dan mengisi amunisi puasa hari ini.

Efek bangun tidur pun makan jadi malas-malasan, tak banyak tapi yang penting terisi, akhirnya imsyak dan adzan shubuh pun menjelang, bergegas ke masjid, dan ikut Kultum tuk beberapa saat setelahnya walau dengan keadaan badan bersender ke samping tembok dan mata di pejamkan (tidur dikit), tapi yang jelas masih ingat isi materinya tentang keutaman membaca al-qur’an dibulan puasa, ya pokoknya begitu lah.

Balik lagi ke pembaringan dan bisa ditebak apa yang dilakukan, tidur ???????? oh tidaaaaaaaaaak, nonton beberapa film dan ya ujungnya sih tidur, tapi yang penting gak labas (Kebablasan).

Pukul kurang lebih jam 7 pagi pun mata terbuka, langsung membersihkan diri tuk persiapan ngantor hari pertama dibulan ramadhan, cek email, list pekerjaan, dan terakhir bos datang dan menyuruh tuk ngebuburit di data center.

Dengan peralatan ditas dan transport ngekudeta motor temen saya dan 2 temen saya berangkat, tiba ke data center jam 12 siang, sembahyang duhur dulu dan bertema dengan teman yang bekerja disana.
Teman : Woy feb
Aku : yo bray,
Teman : feb, ikut pengajian yu, pembicaranya ustad felix syiaw
Aku : wah iya, (sial ada kerjaan) deuh gak bisa euy (padahal pengen banget)

Dan akhirnya pengajian pun terlewatkan, (adeudeuh), kembali lagi dengan kabel data, server dan crimping tools, membersihkan dan membereskan server yang jadi proyek bulan setelah lulus wisuda kemarin, jam 3 pun 2 server sudah selesai, waktunya pulang, walau disuruh nambah 1 server lagi sama atasan, tapi sedikit menolak lembut karena jam kerja sudah habis dan emang temen ada keperluan katanya.

Menyicipi jalan ibukota jam pulang kantor memang sungguh luar biasa, semua orang mempunyai satu niat yang sama “pulang ke rumah secepatnya”. Membawa kendaraannya dengan seenaknya, membunyikan klakson bising dimana saja, kadang peraturan-peraturan lalu lintas tak dihiraukannya, saling mendahului saling susul-menyusul walau mungkin tak semuanya, sampai juga di kantor, pas dengan jam pulang kerja, dan dikarenakan akhir bulan bertepatan jam kali ini, saatnya mengisi amunisi dompet untuk membayar uang kamar bulanan, dan transfer beberapa uang ke salah satu toko outdoor online membeli salah satu barrang, mudah-mudah bisa di percaya dan memberi kepuasan besok harinya.

Uang trasnfernya pun sudah di dikirim tapi tak ada konfirmasi sama sekali, akhirnya memastikan dengan menelepon orangnya langsung, diangkat, tapi agak sedikit meragukan dan kurang bisa menanggulangi permintaan dari pelanggan, hanya bisa berpikir positif diatas keraguan, mudah-mudahan allah memberi yang terbaik.

Dan setelah itupun berbuka dengan menu es kelapa muda dan nasi goreng pedas (salah menu) sambil membayarkan amunisi tambahan tadi pada ibu kost setelahnya, dan pada saat mau mandi persiapan tarawih ibu kost memberi makanan berbuka tambahan untukku, ajegile baik benar lah pokoknya, apa jangan-jangan karena udah bayar kost’an, (khusnudzan)

adzan isya berkumandang, dan sholat isya dan taraweh pun dimulai kembali tuk hari 3 ramadhan, walau tiap kali microphone masjidnya maati-mati mulu, anak-anak masih dengan kegaduhannya dibelakang, walau kadang ditegur oleh bapak-bapak sekitar yang merasa terganggu saat beribadah.

Pulang nya niatnya ingin nonton film kembali, tapi apa daya kantuk sudah menyerang, dan tubuh pun terbaring dan menyelam ke alam mimpi yang menyambut dengan bunga tidur keindahannya disana (mungkin)

#BoksiStory
2 Ramdhan 1435 Hijriah
#CeritaRamadhan

mm
Written by
Boksi Suryani
Join the discussion

Images not found. This may be a temporary problem. Please try again soon.

Instagram

Images not found. This may be a temporary problem. Please try again soon.

Boksi Suryani

⛰️ 6°46’36.5″S 107°35’02.9″E
✍️ Author #BoksiStory
👥 Co-Founder @cleo.outdoor
👣 Owner @lnx.gear