Berecerita cita-cita di penjuru Yogyakarta

Berecerita cita-cita di penjuru Yogyakarta

Kelas Inspirasi Yogyakarta 2017, kesempatan lainnya dari salah satu kegiatan memberi dengan hati, melakukan dengan semangat yang tak bertepi dan berbagi inspirasi dengan anak negeri. Hanya perlu dengan cuti 1 hari, berbagi tawa canda ria dipelosok negeri, dan meninggalkan kesan yang berarti di hati dan sanubari.

Selimut hangatku kala itu harus aku relakan pergi lebih cepat dari biasanya, ketika keberangkatan mengharuskanku sebelum pukul 5 sudah ada di statsiun Kiaracondong. Waktu menunjukan pukul 3 kala itu, dengan keadaan kantuk yang masih tersisa, rasa dingin yang ada dan remang lampu serta gelap gulita, kami bersiap berangkat dengan penuh cita yang dipersiapkan sebelumnya.

Dengan kebaikan hati ayahnya sigit kita berangkat ke statsiun dan menjemput isti dahulu diperjalanan hingga tiba dan ular besi disana sudah menyambut dan mengantarkan kami dari Bandung ke Yogyakarta. Dengan posisi duduk yang sudah salah total saya terpisah dengan sigit dan isti. Salahnya karena bosan dan tidak ada teman mengobrol sehingga perjalanan kurang lebih 7 jam itu lupa saya nikmati, anggap saja saya melamun hingga tak sadar sampai *untung saja tak kena hipnotis.

Dan tibalah kita di stasiun penuh dengan teriakan, dimana pelukan hangat, genggaman tangan mesra dan senyum merona nan manja mengisahkan semuanya, this is a Lempuyangan Station.

Tujuan hari pertama di Jogja bertemu dengan relawan lainnya di rumah salah seorang relawan “Mas Malunlana”, dan benar saja ketika dipertemukan dengan sahabat-sahabat baru yang mempunyai tujuan yang sama, berbagi kisah, dan berbagi semua ilmu yang ada, mengunjungi salah satu Sekolah Dasar di daerah Kulon Progo “SDN Sidoharjo”

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah) 

Kala itu banyak profesi yang diperkenalkan kepada semua anak-anak di SDN Sidoharjo, dan dibalik keseruan disana, tak akan tercipta tanpa para relawan yang luar biasa kecenya, semoga dapat dipertemukan kembali di hari-hari luar biasa lainnya.

Andreas Kurniawan Purnomo pemilik usaha getuk dari Magelang. Febi Gelar Ramadhan Bocah kece dari bandung sang teknisi jaringan. I Gede Edy Purwaka Satff admin pengelola pengetahuan. Malunlana Alamsah Sang bos Mud Engineer di Migas, dan om Syaiful Anwar Bapak Sekretaris desa di Jogja.

Tak lupa semoga suatu saat nanti dipertemukan juga dikesempatan lainnya dengan para relawan yang kebetulan tidak bisa hadir di hari inspirasi karena berbagai hal.

kala itu moment indah dan berharga yang hanya bisa terhantar, kurang bisa lebih teringat bagaimana kebahagiannya, namun ku sangat menikmatinya !!

Terima kasih Kelas Inspirasi, dan Yogyakarta benar sungguh Istimewa !!

Bandung, Lanjutan 26 September 2019
Boksi Suryani

mm
Written by
Boksi Suryani
Join the discussion

Boksi Suryani

⛰️ 6°46’36.5″S 107°35’02.9″E
✍️ Author #BoksiStory
👥 Co-Founder @cleo.outdoor
👣 Owner @lnx.gear