Boksi Suryani Personal Blog – Sajak, Note Journey with Documentation

E-Learning Metode Numerik

Hanya ingin berterima kasih atas waktunya dikala banyaknya tugas perkuliahan dan mengajar dari pagi hingga sore disetiap rutinitasnya, beliau masih menyempatkan waktunya memperhatikan kami selaku mahasiswa kelas karyawan yang kata orang kebanyakan hanya masuk kuliahan demi gelarnya saja *yang penting IPK besar dan nama ada tambahan sarjananya (katanya).

Sama halnya dengan seorang pendidik generasi bangsa, tepatnya seorang pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat atau tepatnya yaitu mahasiswa.

Mata Kuliah Metode Numerik adalah ialah mata kuliah yang memperlajari teknik-teknik yang digunakan untuk memformulasikan masalah matematis agar dapat dipecahkan dengan operasi perhitungan. Metode numerik juga secara umum merupakan salah satu mata kuliah yang diajarkan di jurusan Teknik Informatika Universitas Widyatama.

Dengan metode pembelajaran eLearning yaitu jenis pembelajaran yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.

Di satu semester hanya terdapat 3 pertemuan, yaitu awal pertemuan, sebelum UTS, dan sebelum UAS. Sehingga setidaknya bertatap muka dengan dosen atau pengajar mata kuliah tersebut dan tidak hanya bertemu di Forum eLearning dan LINE saja (bikin group LINE dulu biar komunikasinya mudah *katanya).

Pelajaran dan materi berbentuk sebuah modul atau eBook, diupload setiap jadwal perkuliahan eLearningnya. Namun karena pelajaran hal tersebut membutuhkan pemahaman lebih sehingga sering didiskusikan di sebuah fitur Forum. Namun karena bila hanya diawang-awang kadang tidak semua mahasiswa mengerti setiap teorinya.

Setelah modul diupload dan diskusi di forum, dosen upload sebuah quiz/tugas. Dan mahasiswa mengerjakan tugas/quiz tersebut, walau kebingungan karena tak jarang soal dari quiz atau tugas berbeda dengan materi.

Salah satu contoh aturan QUIZ

aturan-quiz

Bila membaca Aturan Quiz tersebut saya menyimpulkan seperti berikut ;

  1. point 1, 2, dan 3 adalah aturan pengumpulan quiz dan tugas tersebut.
  2. Point 4 dan 5 adalah rewards bila mahasiswa mengumpulkan lebih cepat.
  3. Point 6 adalah keterangan penalti bila mahasiswa mengumpulkan tugas lebih dari waktu yang ditentukan. Bisa disimpulkan jika nilai akhir tiap tugasnya adalah 100 di jam 12 malam, kalau terlewat karena ada tugas kantor, sedang tidak ada internet, mengerjakan namun tidak menemukan isi dari jawaban hingga waktu pengumpulan selesai, atau karena ketiduran malam-malam dan bangun  jam 5 pagi dan baru bisa upload berarti nilai kita kosong (sudah terpotong penalti). Atau kenyataan nya bukan seperti itupun tak ada mahasiswa yang menanyakan detailnya seperti apa (pasrah saja karena tiap diajak ngobrol dosennya gak mau kalah *eh hahahaha).
  4. Point 7 jenis media pengumpulan yang dianggap membantu dalam pengerjaan.

Dan pernah suatu ketika semua mahasiswa mendapat soal yang tidak ada satupun yang mengerti dan ingin menanyakan hanya sebatas cara dan berdiskusi dari setiap pengerjaannya seperti apa jawabannya, dan akhirnya semuanya nyerah karena hanya mendapat jawaban seperti ini :

whatsapp-image-2016-11-26-at-21-34-44

Diambil dari chat group mahasiswa beserta dosennya.

Okelah, apa daya Dosen selalu benar, dan dikala ada sesuatu yang hanya kita anggap salah balik lagi pernyataan “Dosen selalu benar” Apa iyah ?

Namun sangat disayangkan hingga mata kuliah berakhir masih saja banyak yang ingin saya katakan namun tak bisa tersampaikan, atau apalah itu namanya.

  • Sampai ujung perkuliahan berakhir ibu sombong sampai tidak mau dan tidak pernah bertatap muka satu kalipun dengan kita, *eh maaf baper hahahaha
  • Upload materi (dosen boleh telat upload), upload soal tugas (dosen boleh telat upload), dan ingat mahasiswa mah jangan ya karena emang kewajiban kita seperti itu *SEMANGAT !!!!
  • Untuk dosen yang baik sebenarnya (menurut saya) walau tidak pernah membuat mahasiswanya gemar belajar dan mengerti pelajaran apa yang disampaikan,  setidaknya membuat mahasiswa nya nyaman belajar mungkin sudah cukup *aheuy.

Namun ini hanya susunan kata yang saya dokumentasikan dalam catatatn saya, terima kasih telah mengajarkan saya tentang ketegasan dalam metode pembelajaran ini sehingga lebih, lebih, dan lebih lagi dalam belajarnya, walau kenyataannya membuat saya malas sekali untuk mempelajari atau sekedar buka forum eLearningnya itu sendiri. Semoga disemester berikutnya dengan metode pelajaran yang serupa saya bisa lebih rajin lagi. Aamiin.

Ketika dosen kita bayar, dan seharusnya datang mengajari kita dengan semestinya namun dalam kenyataannya tidak pernah hadir sekalipun lalu diakhir kuliah memberi nilai buruk, Sungguh benar maka mahasiswa mana lagi yang telah beliau dustakan.

Bandung, 26 November 2016
Boksi Suryani

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pulang pergi ke rumah dan perantauan, gunung dan pembaringan, perjalanan dan perpaduan, tertuliskan dalam pahit manis sebuah tulisan tak bertinta #BoksiStory