Pemimpin, atau apalah itu tolong ku tak mengerti

Pemimpin, atau apalah itu tolong ku tak mengerti

Dahulu tak begitu peduli dengan acara 5 tahun sekali ini (PILPRES), mungkin karena tak dapat hak pilih dan melihat tak tau siapa calon-calonnya. Apa yang mereka pikirkan, bekerja mati-matian tuk mendapat amanah dan kepercayaan, menanggung tanggung jawab 5 tahun kedepan dan memimpin semua rakyat, iya mungkin jawabannya tuk membimbing kami (rakyatnya) tuk menjadi lebih baik.

Dahulu pernah merasakan apa itu orasi ataupun kampanye dalam memilih dan memantaskan diri menduduki suatu puisi di organisasi, sama hal nya dengan yang lain saya menyusun tujuan dan mimpi saya di dalamnya, saya tuangkan program dan keinginan tuk jalan lebih baik kedalamnya, dan saya sisipkan isi pikiran-pikiran teman dan sahabat yang menjadi calon-calon bakal pemimpin lainnya untuk jadi pacuan.

Terdengar hebat memang, terlihat wibawa dengan jabatan dan kedudukan itu begitu membanggakan, tapi sadarkah, tanggung jawab dan amah yang berat kadang jadi suatu keharusan. Kadang kedudukan jadi semena-mena kita hibahkan pada bawahan, kadang tanggung jawab kita abaikan demi menghindar dari keputus-asaan, karena kita tak mau mencoba ? iya benar, karena kita tak mau berusaha ? iya benar juga, atau mungkin karena kita sudah lupa atau pura-pura lupa ? iya benar itu sangat tepat sekali.

andai ada orang yang mau membaca dan berbagi cerita dengan saya, mungkin bisa membuat saya sedikit dibantu dengan sudut pandang atau kilasan nya, tapi tolong lah itu tolong aku tak mengerti. Kami yang tak begitu mengerti dan tak paham harus ikut memilih, orang cerdas pintar dan mengerti dihitung satu suara, orang tak pintar dan tak mengerti seperti saya pun dihitung satu suara, apa bedanya ??????

Saya dilahirkan oleh ayah yang bekerja sebagai Pekerja negeri sipil di sebuah pusat pendidikan latihan khusus TNI yang pernah di masuki oleh salah satu calon, beliau menggebu-gebu memilih karena selain kelebihan calon-calonnya itu faktor pekerjaan mungkin mempengaruhi beliau beranggapan bahwa kepemimpinan calon yang dipilihnya ialah karena terdidik oleh tempat beliau bekerja, dan ditambah mungkin dengan berita-berita buruk tentang calon lainnya, lalu saya bingung apa yang orang tua saya pikirkan dengan kasus-kasus calon pilihannya itu, yang katanya terjadi ini itu atau apalah itu tolong aku tak mengerti, saya tak tau apakah beliau mempelajari keduanya atau sudah tertutup untuk melihat yang lebih jelas dan nyata tentang apa itu pilihannya.

Lain halnya teman saya, beliau memilih calon yang satunya lagi (karena hanya ada 2 calon). Yang pertama dia memilih karena sama keturunan, kebetulan calon yang saatu ini ialah orang jawa sehingga jadi faktor tambahan mungkin dia memilihnya faktor kedua ialah ia beranggapan bahwa pada calon satunya lagi akan tidak benar karena dia bersikeras bahwa semua dan segala sesuatu berawal dari hal yang paling penting, menurutnya “membangun dan menjadi pemimpin dengan tanggung jawab dalam keluarga saja beliau sudah gagal dan tak bisa, apalagi jadi Pemimpin di negeri ini” serunya. lalu apa yang teman saya pikirkan dengan tanggung jawab 5 tahun gubernur pilihannya itu, yang gubernur 5 tahun melepaskan tanggung jawabnya begitu saja dan mencalonkan menjadi presiden tuk negeri ini. Saya tak tau apakah dia mempelajari keduanya atau sudah tertutup untuk melihat yang lebih jelas dan nyata tentang apa itu pilihannya.

Ya Allah, jangan biarkan kami memilih hanya membuat beliau menang
tapi memilih untuk beliau membimbing kami ke jalan kemenangan
Ya Allah, jangan biarkan kami memilih hanya untuk ikut berkontrobusi dalam acara pemilihan
tapi memilihi untuk beliau berkontribusi membangun negara ke arah yang lebih baik
dan Ya Allah, hanya dirimu yang memilih, mengatur, merencanakan dan menjadikannya
maka atur, pilihkan, rencanakan, dan jadikan pemimpin kami tuk menjadi dambaan

#BoksiStory
Jakarta, 4 Juni 2014

Catatan Sebelum Pemilihan
#BoksiStory

mm
Written by
Boksi Suryani
Join the discussion

Images not found. This may be a temporary problem. Please try again soon.

Instagram

Images not found. This may be a temporary problem. Please try again soon.

Boksi Suryani

⛰️ 6°46’36.5″S 107°35’02.9″E
✍️ Author #BoksiStory
👥 Co-Founder @cleo.outdoor
👣 Owner @lnx.gear